active intermodal mapping (AIM)
aim
Ringkasan Singkat
AIM adalah teori yang menyatakan bahwa bayi memiliki kemampuan bawaan untuk memetakan persepsi visual wajah orang lain ke gerakan motorik wajah mereka sendiri.
Active Intermodal Mapping (AIM) adalah sebuah model teoretis yang dikembangkan untuk menjelaskan bagaimana bayi yang baru lahir mampu meniru ekspresi wajah orang dewasa. Menurut teori ini, bayi lahir dengan kemampuan untuk memetakan informasi visual yang mereka terima (melihat wajah orang lain) ke dalam representasi internal yang dapat menggerakkan otot-otot wajah mereka sendiri secara sesuai. Ini merupakan proses integrasi sensorimotor yang kompleks di mana sistem saraf bayi mampu mengenali kesamaan antara apa yang mereka lihat dan apa yang mereka rasakan secara proprioseptif.
Teori AIM menentang pandangan lama bahwa peniruan pada bayi hanyalah refleks otomatis atau sesuatu yang dipelajari dalam waktu lama. Sebaliknya, penelitian oleh Andrew Meltzoff menunjukkan bahwa bayi berusia beberapa jam saja sudah bisa menjulurkan lidah setelah melihat orang dewasa melakukannya. AIM dianggap sebagai fondasi bagi perkembangan sosial awal dan pengembangan empati, karena bayi mulai belajar memahami pengalaman orang lain melalui tindakan motorik mereka sendiri.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Meltzoff, A. N., & Moore, M. K. (1997). Explaining facial imitation: A theoretical model. Early Development and Parenting.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.